\documentclass[12pt,a4paper]{article}
\usepackage{tikz}
\usepackage{float}
\usepackage{graphicx}
\usepackage{multirow}
\usepackage{setspace}
\usetikzlibrary{shapes,arrows}
\begin{document}
\begin{titlepage}
\title{\textbf{LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR 1 \\ DESAIN DAN ANALISIS POWER SUPPLY }}
\author{\textbf {Irfan Syafar Farouk S.Si }}
\maketitle
\begin{center}
\author{\textbf {Asisten Praktikum : Madinatul Munawaroh}\textbf {(1147030023)}}
\\ \author{\textbf {Khoerusalam}\textbf {(1157030032)}}
\\ \author{\textbf {Dela Rizkiintani}\textbf {(1157030009)}}
\\ \author{\textbf {Irna Sari}\textbf {(1157030029)}}
\\ \author{\textbf {Jajang Nurjaman}\textbf {(1157030031)}}
\\ \author{\textbf {Arum Restu Szetyawati}\textbf {(1157030005)}} \\
\maketitle
\vspace{1.0cm}
\includegraphics[width=3cm]{uin.png}
\vspace{1.0cm}\\
JURUSAN FISIKA\\
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI\\
UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG\\
2016\\
\end{center}
\end{titlepage}
\begin{abstract}
Telah dilaksanakan Praktikum Elektronika Dasar 1 dengan berjudul Desain dan analisis Power Supply pada rangkaian elektronik yaitu untuk menurunkan atau merubah arus AC menjadi arus DC dengan metode merubah arus bolak balik AC menjadi arus yang searah DC. adapun cara ksrja dari Power Supply itu sendiri Arus Listrik yang kita gunakan di rumah, kantor dan pabrik pada umumnya adalah dibangkitkan, dikirim dan didistribusikan ke tempat masing-masing dalam bentuk Arus Bolak-balik atau arus AC (Alternating Current). Hal ini dikarenakan pembangkitan dan pendistribusian arus Listrik melalui bentuk arus bolak-balik (AC) merupakan cara yang paling ekonomis dibandingkan dalam bentuk arus searah atau arus DC (Direct Current).
Akan tetapi, peralatan elektronika yang kita gunakan sekarang ini sebagian besar membutuhkan arus DC dengan tegangan yang lebih rendah untuk pengoperasiannya. Oleh karena itu, hampir setiap peralatan Elektronika memiliki sebuah rangkaian yang berfungsi untuk melakukan konversi arus listrik dari arus AC menjadi arus DC dan juga untuk menyediakan tegangan yang sesuai dengan rangkaian Elektronika-nya. Rangkaian yang mengubah arus listrik AC menjadi DC ini disebut dengan DC Power Supply atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Catu daya DC. DC Power Supply atau Catu Daya ini juga sering dikenal dengan nama “Adaptor”.\\
Sebuah DC Power Supply atau Adaptor pada dasarnya memiliki 4 bagian utama agar dapat menghasilkan arus DC yang stabil. Keempat bagian utama tersebut diantaranya adalah Transformer, Rectifier, Filter dan Voltage Regulator.\\
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Prinsip Kerja DC Power Supply, sebaiknya kita mengetahui Blok-blok dasar yang membentuk sebuah DC Power Supply atau Pencatu daya ini. Dibawah ini adalah Diagram Blok DC Power Supply (Adaptor) pada umumnya.\\
yang bertujuan Mengetahui manfaat diode sebagai penyarah,mampu merancang penyearah gelombang penuh, Mampu menganalisis dan memahami prinsip kerja penyearah gelombang penuh, Memahami manfaat kapasitor sebagai filter, Mampu menganalisis fungsi rangkaian power supply
sperti pada percobaan kami arus AC 220V melewati tranformator 734.479mV melewati dioda 14.088V melewati transistor 7.313V melewati zener 7.313V dan dan lampu LED sebagai indikator
\textit{Kata Kunci:Power Supply, Transformator, Dioda Zener, Transistor, Resistor, LED}
\end{abstract}
\newpage
\section{Pendahuluan}
\subsection{Latar Belakang}
Peraktikum merupakn suatu langkah dari sebuah literatur saint yang sangat menentukan apakah suatu konsep atau sebuah penemuan dapat dinyatakan keabsahan nya baik secara ilmu pengetahuan maupun secara umum.
Pada peraktikum kali ini yang berjudul " desain dan analisis power supply" yang mana kita dituntut untuk bisa mendesain, memebuat dan mengaanalisis dari sebuah power supply atau bisa disebut juga sebagai alat perubah arus DC menjadi arus AC, yang terdidri dari beberapa komponen yaitu : Transformator, Dioda, Transistor, Dioda Zener, Resistor, dan sebagai indikator kebergasilan menggunakan lampu LED.\\
Dewasa ini teknologi semakin tumbuh pesat diantaranya dibidang teknologi, teknologi sangat berpengaruh terhadap kemajuan dunia. Alat elektronik merupakan sektor yang paling cepat perkembangannya seperti gadget,televisi, Kulkas, ,dll.\\
Hampir semua alat elektronik menggunakan listrik baik dari baterai maupun dari listrik PLN, dan hampir semua alat elektronik menggunakan arus listrik DC, karna agar tidak bebahaya kepada penggunanya, untuk itu dibuat alat untuk yang dapat mengubah arus AC menjadi DC dengan alat yang bernama "Power Supply". dalam dunia teknologi power supply sangat berguna karna hampir semua alat elektronik mnggunakan power supply.\\
\subsection{Tujuan}
1. Mengetahui manfaat diode sebagai penyarah,mampu merancang penyearah gelombang penuh.\\
2. Mampu menganalisis dan memahami prinsip kerja penyearah gelombang penuh.\\
3. Memahami manfaat kapasitor sebagai filter.\\
4. Mampu menganalisis fungsi rangkaian power supply.\\
\subsection{Dasar Teori}
Power supply terdiri dari empat bagian, yaitu: bagian penurunan tegangan menggunakan transformator step down, bagian penyearah menggunakan diode brdge, filter menggunakan kapasitor, serta bagian regulator mengunakan diode zener atau mengunakan IC LM78xx[1-2].\\
Transformator penurun tegangan\\
Transformator bekerja berdasarkan cara kerja dari hukum faraday,besar tegangan output diperoleh dari perbandingan jumlah lilitan pada kuparan primer dan sekundernya [1-2]\\
Vout/Vin=Nout/Nin\\
Relasi besar tegangan puncak dan tegangan dapat di rumuskan sebagai\\
Vrms=Vp/√2\\
Penyearah gelombang penuh\\
Tegangan rata-rata DC pada penyearah gelombang penuh menggunakan diode ridge adalah\\
V dc=2Vp/Ï€\\
Sedangkan frekuensi outputnya adalah\\
Foutdioda=2Findioda\\
[1-2]
Filter Kapasitor\\
Pada rangkaian penyearah yang hanya menggunkan dioda penyarah masih memliki sinyal AC sehingga belum searah sepaerti halnya tegangan DC pada baterai. sinyal AC yang tidak diinginkan ini dinamakan ripple. Untuk mempekecil nilai ripple dapat digunakan pilter kapasitor. semakin besar nilai kapasitor maka akan semakin kecil nilai tegangan ripple [1-2]\\
V ripple=(I dc)/(f outdioda)\\
Sehingga besar tegangan rata-rata DC pada penyarah gelombang penuh menggukan dioda bridge dan filter kapasitor adalah\\
V dc=Vp-(I dc)/(f outdioda C)\\
Regulator tegangan\\
Untuk memperoleh suatu catu daya dengan nilai keluaran yang tetap maka digunkan diode zener yang bekerja pada saat dipanjar mudur (reserve bias),diode zener ini hanya akan dapat bekerja saat tegangan yamg diberikan melebihi breakdown voltage [1-2].\\
Berikut adalah perbandingan besar ripple pada input dan output dari system regulator dioda zener\\
∆Vz/∆Vs=Rz/Rs\\
Selain menggunaka diode zener, system regulator tegangan dapat juga dibuat menggunakan IC LM78xx.\\Dimana xx adalah teganganoutpun yang diinginkan[1-2]
V1 T1//
\section{METODE PRAKTIKUM}
\subsection{Waktu dan Tempat}
Praktikum ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal :Kamis,29 September 2016
Waktu :Pukul 14:30 WIB - Selesai
Tempat :Laboratorium Instrumen
\subsection{Alat dan Bahan}
\begin{center}
\begin{tabular}{|c|c|c|}\hline
No. & Alat dan Bahan & Jumlah\\ \hline
1 & Papan PCB & 1\\ \hline
2 & Bor & 1\\ \hline
3 & Solder & 1\\ \hline
4 & Kawat & 1\\ \hline
5 & Multimeter & 1\\ \hline
6 & Osiloskop PC & 1\\ \hline
7 & Kabel Koneksi & 1\\ \hline
8 & Transformator & 1\\ \hline
9 & Dioda & 1\\ \hline
10 & Diodazener atau IC LM78xx & 1\\ \hline
11 & Kapasitor & 1\\ \hline
12 & Resistor & 1\\ \hline
\end{tabular}
\end{center}
\subsection{Prosedur Percobaan}
Langkah pertama yang dilakukan dalam praktikum power supply adalah menyiapkan alat dan bahan, kemudian membuat percobaan digital menggunakan aplikasi multisim. Lalu merangkai alat dan bahan. Pasangkan osiloskop pada seriap bagian dari power supply analisis hasil dari simulasi. Setelah selesai lakukan hal yang sama dengan rangkaian.\\
Setelah membuat simulasi pada Multisim siapkan komponen untuk dirangkai pada PCB.Rngkailah pada PCB sesuai gambar rangkaian. Ukurlah tegangan yang keluar pada setiap bagian Power Supply.Analisis tegangan input dari rangkaian Power Supply. Setelah selesai lakukan hal yang sama.\\
\subsubsection{Diagram Alir}
\begin{center}
\tikzstyle{line} = [draw, -latex']
\tikzstyle{cloud} = [draw, rectangle,fill=blue!20, node distance=3cm,
minimum height=3.2em]
\begin{tikzpicture}[node distance = 1.3cm, auto]
% Place nodes
\node [cloud] (a) {Siapkan alat dan bahan};
\node [cloud, below of = a, node distance =2cm] (b) {Simulasi menggunakan aplikasi Multisim};
\node [cloud, below of = b, node distance = 2cm] (c) {Rangkai alat dan bahan};
\node [cloud, below of = c, node distance = 2cm] (d) {Pasangkai Osiloskop pada tiap bagian rangkaian Power Supply};
\node [cloud, below of = d, node distance = 2cm] (e) {Analisis hasil dari simulasi};
\node [cloud, below of = e, node distance = 2cm] (f) {Lakukan hal yang sama pada rangkaian};
\node [cloud, below of = f, node distance = 2cm] (g) {Setelah membuat simulasi pada Multisim};
\node [cloud, below of = g, node distance = 2cm] (h) {rangkai pada PCB};
\node [cloud, below of = h, node distance = 2cm] (i) {Rangkai sesuai gambar};
\node [cloud, below of = i, node distance = 2cm] (j) {Ukur tegangan yang keluar};
\node [cloud, below of = j, node distance = 2cm] (k) {Analisis tagangan infut};
\node [cloud, below of = k, node distance = 2cm] (l) {Ulangi langkah yang sama};
\path [line] (a) -- (b);
\path [line] (b) -- (c);
\path [line] (c) -- (d);
\path [line] (d) -- (e);
\path [line] (e) -- (f);
\path [line] (f) -- (g);
\path [line] (g) -- (h);
\path [line] (h) -- (i);
\path [line] (i) -- (j);
\path [line] (j) -- (k);
\path [line] (k) -- (l);
\end{tikzpicture}
\end{center}
\section{Hasil dan Pembahasan}
\subsection{Data dan Pembahasan}
\subparagraph*{•}
\begin{center}
\begin{tabular}{|c|c|c|c|c|c|c|c|c|c|c|} \hline
No& R & V & I & Fout & Fin & Vmax & Vp & Vrms & Vdc & Vripple \\ \hline
1 & $10^5$ & $40$ &$0.0004$ & $120$ & $60$ & $220$ & $440$ & $311.13$ & $-$ & $-$ \\ \hline
2 & $10^5$ & $40$ &$0.0004$ & $120$ & $60$ & $60$ & $120$ & $84.85$ & $-$ & $-$\\ \hline
3 & $10^5$ & $40$ & $0.0004$ & $120$ & $60$ & $60$ & $120$ & $84.85$ & $16.3$ & $-$ \\ \hline
4 & $10^5$ & $40$ & $0.0004$ & $120$ & $60$ & $20$ & $40$ & $28.3$ & $23.35$ & $0.0004$ \\ \hline
5 & $10^5$ & $40$ & $0.0004$ & $120$ & $60$ & $-$ & $40$ & $-$ & $0.58$ & $-$\\ \hline
\end{tabular}
\end{center}
\subsection{Pembahasan}
Desain analisis Power Suppy yaitu untuk merubah arus bolak balik DC menjadi arus yang searah AC enggunakan beberapa komponen sederhana. Arus AC yang dari jalur PLN sebesar 220V Step down diturunkan arusnya, kemudian diukuur menggunakan miltimeter antara arus yang masuk dan keluar dari Transformator darti 220V menjadi 734.479mV itu berarti arus engalami penurunan yang sangat derastis, keudian arus melewati dioda 4 kaki pada tahapan ini arus AC dirubah menjadi arus DC dan dibultikan menggunakan multimeter arus yang awalnya 734.479 AC menjadi 14.688V arus DC karna perinsip kerja dioda adalah sebagai penyerah arus tahapan selanjutnya melewati Transistor arus daisipan di transistor, arus yang keluar melalui dioda yang belum teratur disimpan sebagian di transistor dibuktikan dengan Multimeter 14.688 C menjadi 7.313V,kemudian dilanjutkan melewati Dioda Zener yang fungsiny untuk menyaring arus karna arus yan keluar dari transistor masih kasar disaring atau diperhalus kembali menggunakan dioda Zener, dan yang terakhir sebagai test apakah percobaan kita sukses kita gunakan lampu LED sebagi penentu dan mengunakan Resistor sebagai hambatan sebelm arus masuk ke resistor.\\
Pada percobaan yang kami lakukan kali ini yang kami lakukan sangat berkasan sekali, tingkat katekunan, skill, dan krativita yang harus dikuasai karna percibaan kali ini kami melakukan pemasangan rangkaian mengginakan solder dan pada saat mensolder kita ditutut untuk lebih hati-hati karna solder dan timah sangat panas, keudian pada saat mensolder pada PCB ditutun kreativitas akar solder tidak rusak dan terjadi kosleting pada rngkain lain nya.
Karna kita langsung berhubungan dengan listrik PLN kita harus eastikan apakah rangkaian yang kita buat sudah aman menggunakan multimer degan tujuan agar tidak terjadi arus pendek atau ksleting listrik.
Percobaan yang kami lakukan ini sangat bermanfaat bagi saya kerna kebanyakan alat elektonik pasti membutuhkan suber tegangan DC seperti sumber tegangan baterai dan sumber tegangan Power Supply dan untuk menunjang beberapa projek fisika seperti hapir dari semua konsentrasi di jurusan fisika terutama konsentrasi fisika istrumentasi.
\section{Kesimpulan}
\subparagraph{ Berdasarkan hasil praktikum yang diperoleh maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
Power Suply dapat merubah arus AC PLN menjadi arus DC yang dapat dimanfaatkan pada alat-alat elektronik.}
\begin{thebibliography}{99} % Daftar Pustaka
\bibitem{1} {Floyd dan Buchla. 2008. \textit{"Fundamental of analog circuits"}. New Jersey: Prentice Hall. }
\bibitem{2} {Halliday, David. 2010. \textit{"Fisika Dasar Jilid 2 Edisi 7"}. Jakarta: Erlangga.}
\bibitem{3} {Malvino. 1994. \textit{"Prinsip-prinsip elektronika I"}. Jakarta: Erlangga.}
\bibitem{4} {Rashid, Muhammad. 1993. \textit{"Elektronika Daya"}. Jakarta: PT Prenballindho.}
\bibitem{5} {http://teknikelektronika.com/pengertian-rumus-bunyi-hukum-ohm/}
\\
\end{thebibliography}
\newpage
\begin{center}
\large{\textbf{LAMPIRAN}}\\
\end{center}
\begin{itemize}
\item Power Supply
\end{itemize}
\begin{center}
\vspace{1.5cm}
\includegraphics[width=10cm]{v power suply.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{PW 1.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{PW 2.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{rangkaian power supply.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{itemize}
\item Arus AC
\end{itemize}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{Arus ac 2.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{itemize}
\item Arus DC
\end{itemize}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{arus dc sebelum dioda.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{arus dc setelah dioda.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\begin{center}
\includegraphics[width=10cm]{arus dc.png}
\vspace{1.5cm}
\end{center}
\end{document} %Penulisan Laporan Berakhir
\end{document}